Jumat, 01 Agus 2014
You are here: Home Kegiatan Kegiatan Dalam Sekolah Upacara Memperingati Hari Sumpah Pemuda
Upacara Memperingati Hari Sumpah Pemuda PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 31 Oktober 2012 02:12

 

Dalam memperingati hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, Sekolah Ehipassiko mengadakan upacara pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2012. Upacara dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB di lapangan upacara Sekolah Ehipassiko. Bertindak sebagai pembina upacara adalah guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yaitu Mr. Agus.

Siswa-siswi kelas delapan SMP bertugas sebagai petugas upacara dibantu oleh kelas tujuh SMP sebagai petugas paduan suara. Para siswa TK, SD dan SMA turut serta sebagai peserta upacara. Mereka khidmat mengikuti prosesi upacara mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, menyimak pembacaan Sumpah Pemuda hingga mengikuti penutup prosesi upacara dengan membaca doa.

 

 

 

Lagu wajib yang dinyanyikan tentunya disesuaikan dengan semangat Sumpah Pemuda. Ada dua lagi wajib yang dinyanyikan oleh paduan suara yaitu Satu Nusa Satu Bangsa dan Bangun Pemudi-Pemuda. Sayup-sayup beberapa peserta dan guru ikut menyanyikan lagu wajib yang membakar semangat. Meskipun upacara dibawah terik matahari pagi, namun para peserta tetap bersemangat mengikuti upacara hingga akhir.

Amanat Pembina upacara kepada seluruh siswa cukup relevan dengan semangat Sumpah Pemuda. Menurut Mr. Agus, Pemuda adalah mereka yang berusia antara 16 – 40 tahun. Artinya siswa SMA dan para guru masih termasuk dalam golongan muda. Meskipun siswa TK dan SD belum dikategorikan sebagai pemuda, mereka perlu mengetahui bahwa sejarah masa lalu mengajarkan nilai-nilai persatuan dan persaudaraan yang dimulai oleh kaum muda melalui peristiwa Sumpah Pemuda.

 

Mr. Agus juga mengingatkan makna penting dari mengikuti upacara bendera dalam memperingati Sumpah Pemuda. Salah satunya adalah menanamkan kedisiplinan dan menumbuhkan kesadaran untuk lebih bertanggung jawab. Mr. Agus mencontohkan bahwa cermin siswa yang berdisiplin adalah siswa yang datang ke sekolah tepat waktu. Sedangkan cermin siswa yang bertanggung jawab adalah mereka yang tidak bergantung lagi pada orang tua dalam menyiapkan perlengkapan sekolahnya.

Pesan Mr. Agus sangat mendalam. Para siswa diharapkan bisa belajar lebih mandiri dan bertanggung jawab. Sudah saatnya muncul kesadaran dari diri para siswa untuk bisa lebih bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya baik di sekolah maupun di rumah.

Tidak lupa pula Mr. Agus mengingatkan arti penting orang tua sebagai pahlawan anak-anak yang sesungguhnya. Tanpa jasa orang tua, tidak mungkin ada para siswa, para guru, para pahlawan bangsa. Semuanya ada di muka bumi ini karena jasa dan pengorbanan orang tua agar anak-anaknya bisa mandiri dan membanggakan keluarga, masyarakat, agama dan bangsa.

 

 

Sebagai penutup Mr. Agus memberi pesan kepada para siswa agar lebih tekun dan rajin belajar serta taat kepada orang tua di rumah dan guru di sekolah. Itulah cermin siswa yang disiplin dan bertanggung jawab.

Setelah upacara selesai di laksanakan petugas upacara berfoto-foto bersama Mr. Agus, Mr. Setiadi dan Ms. Meirisa.  Mr. Setiadi adalah kepala sekolah SMP dan SMA sedangkan Ms. Meirisa adalah pembantu kepala sekolah bagian kesiswaaan.

 

 

Setelah upacara selesai, siswa SMP dan SMA menggelar rangkaian acara peringatan bulan bahasa di Ruang Serba Guna Sekolah Ehipassiko BSD.

Ditulis oleh : Mr. Dzulfikar A. S.Pd.

 

 

LAST_UPDATED2